Wunga Loading... Kalembo Ade
Home » , , » Pelabuhan Sape Sentral Pelayanan Internasional

Pelabuhan Sape Sentral Pelayanan Internasional


Kabupaten Bima - Kecamatan Sape adalah satu-satunya kecamatan di wilayah Kabupaten Bima yang sangat strategis, karena dapat menghubungkan antara dua pulau yang berbeda yakni, pulau Sumbawa dan pulau Flores Nusa Tenggara Timur. Sape juga dapat disebut sebagai wialayah transit. 
Pelabuhan Sapesebagai arus transportasi Laut, yang melayani kebutuhan masyarakat diantara dua pulau, tentu untuk menunjang perkembangan dan tingkat kebutuhan masyarakat yang semakin tinggi. Pelabuhan Sape sangat menunjang regulasi perekonomian masyarakat dalam berbagai sektor bisnis antar pulau. 

Berbarengan dengan peningkatan arus laut ini kepala pelabuhan Sape terus melakukan terobosan untuk memperbaiki infrastruktur yang memadai. Karena infrastruktur dan sarana yang memadai menjadi faktor penunjang kelancaran dan kenyamanan pengguna jalaur laut. 

Untuk memberikan pelayanan bagi semua pihak terhadap sektor laut, yang sangat dibutuhkan dan yang paling penting adalah Pelabuhan Laut, Darat dan Udara yang cukup baik dalam memenuhi standar. Kini Pelabuhan Sape menjadi 2 (dua) Pelabuhan yaitu Pelabuhan penyeberangan FERRY dan Pelabuhan bongkar muat. Saat ini pelabuhan bongkar muat Sape sedang dalam pembangunan dengan menelan anggaran Negara Milyaran rupiah. 

Kepala Sahbandar pelabuhan Sape SOFYAN pada wartawan Tambora Post via selulernya, Jum’at lalu mangatakan, pelabuhan Sape sengaja dilakukan pembangunan untuk merespon pengguna jasa yang semakin hari semakin meningkat, seiring dengan peningkatan ini, pihaknya terus mendorong percepatan pembangunan fasilitas atau sarana dan prasarana yang memadai. 
“InsyaAllah pembangunan ini dilakukan secara bertahap dan kini sudah masuk tahap kedua untuk penimbunan seluas 100 x 50 m2. Oleh karena itu di harapkan tahun 2012 ini sudah siap di operasikan atau sudah dapat digunakan, mudah-mudahan seluruh fasilitas pendukung operasional lainya sudah tersedia,” terangnya. 

Di lain pihak dirinya menaruh harapan yang besar agar kedepan Pelabuhan Sape terus maju dan berkembang karena di samping Pelabuhan ini sebagai income, yang sangat besar memberikan konstribusi bagi daerah dan sebagai aset kekayaan serta kebanggaan masyarakat Sape. Dan disisi lain sebagai Gerbang Utama perkembangan regulasi perekonomian masyarakat Sape Bima termasuk sejumlah kawasan lain yang ada di sekitarnya.

Dikatakannya, maju mundurnya sebuah daerah atau sebuah Kepulauan bisa dilihat dari akses keluar masuk masyarakat dan arus transportasi di pintu pelabuhan.
“Kalau ada peningkatan arus kunjungan bongkar muat maka Deberkasi penumpang akan lebih hidup dan berkembang,” tuturnya.
Ia mengatakan, peningkatan dunia transportasi laut akhir-akhir ini setidak-tidaknya ada tiga indikator yakni, yang pertama Negara kita adalah Negara kepulauan yang mana transportasi manusia hewan dan barang di dominasi oleh transportasi laut. Yang kedua angkutan laut adalah angkutan massal yang hampir di jangkau oleh seluruh lapisan masyarakat. Ketiga adalah akhir-akhir ini maju dan pesatnya armada sarana transportasi laut yang di perkirakan ada sekitar 8000 armada Nasional yang mengisi perairan Nusantara ini.
“Ketiga indikator penting ini menjadi skala prioritas untuk terus dikembangkan, dan kami terus berobsesi untuk mermajukan pelabuhan Sape menjadi pelabuhan yang memiliki konstribusi besar untuk dua daerah diprovinsi ini,”imbuhnya. (Ruma Rengge)

Santabe ta komentar mena, bune kombi menurut ndai kaso


Follow Twitter @Info_Mbojo & Facebook Info Mbojo


My Great Web page
Share this article :

0 Komentar:

Poskan Komentar

Santabe, ta komentar mena, bune kombi menurut ndai kaso ta re

 
Support : Forum Dou Mbojo | Tofi Foto | Info Mbojo
Copyright © 2007. Mbojo Network, Berita dan Informasi Bima Dana Mbojo - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Inspired by Dominion Rockettheme
Proudly powered by Blogger