Wunga Loading... Kalembo Ade
Home » , , » Truk Bermuatan Jagung dari Bima Tabrakan di Situbondo

Truk Bermuatan Jagung dari Bima Tabrakan di Situbondo

Situbondo - Kecelakaan hebat melibatkan 2 truk besar terjadi di jalur Pantura Situbondo. Truk fuso L-8083-MC menabrak truk trailer EA-8322-SZ yang sedang ganti ban di tepi jalan raya Desa/Kecamatan Kapongan. 
Akibatnya, dua penumpang truk Fuso bermuatan springbed tewas seketika. Korban meninggal adalah seorang ibu dan balitanya berumur 3 tahun yang terjepit kabin truk.
Mayat Desi (26) dan anaknya Syamsul Arifin baru berhasil dievakuasi keluar setelah kabin truk sedikit dicongkel. Mayat keduanya langsung dilarikan ke RSU dr Abdoer Rahem. Sementara pengemudi truk L-8083-MC, Sutrisno (29) warga Grati, Pasuruan, hanya menderita luka ringan di bagian kaki. 
"Tadi saya liyer-liyer (mengantuk, red), jadi tidak melihat di depan ada truk ngeban. Desi dan anaknya itu ikut menumpang dari Bali setelah dari suaminya. Dia itu istri teman saya," kata Sutrisno kepada detiksurabaya.com, Minggu (27/5/2012) dini hari.

Keterangan yang dihimpun, sebelum kejadian, truk trailer EA-8322-SZ penuh muatan jagung menuju arah Surabaya mengalami ban bocor, hingga langsung ganti ban. Saat ganti ban separuh body truk sudah turun dari bahu jalan, dan hanya sebagian yang tetap berada di atas badan jalan. 
"Karena suasana di tempat itu gelap, saya sudah kasih tanda. Saya menyalakan api di bagian belakang truk, jadi biar pengemudi lain waspada," tutur sopir trailer, Shaleh (52), warga Bolo, Bima.

Meski begitu, tanda api yang dinyalakan tetap saja tidak terlihat oleh Sutrisno yang sedang mengantuk saat mengemudikan truknya dari arah Banyuwangi - Surabaya. 
Sebelum truknya menabrak, Sutrisno mengaku sempat terkejut karena saat akan mendahului truk trailer itu dari arah berlawanan muncul dua sepeda motor. Saat bersamaan dia pun langsung banting setir ke kiri hingga menabrak bak belakang truk trailer. 
Saking kerasnya benturan, kabin truk L-8083-MC ringsek hingga menjepit Desi yang memangku balitanya Syamsul Arifin duduk di samping sopir. Melihat remuknya bagian kabin, polisi menduga kecepatan truk saat tabrakan bisa mencapai sekitar 60 - 70 KM/jam. 
"Kalau laju truk yang menabrak agak pelan, tidak akan sampai ringsek seperti itu," tukas Aiptu Subagyo, anggota Satlantas Polres Situbondo.
Tabrakan dua truk besar itu sempat membuat arus lalu lintas di lokasi kejadian tersendat. Meski tidak sampai menimbulkan kemacetan, polisi mengatur arus lalu lintas dengan sistem buka tutup. Arus lalu lintas kembali lancar, setelah dua truk itu berhasil diderek ke Mapolres Situbondo. (detik.com)


Follow Twitter @Info_Mbojo & Facebook Info Mbojo


My Great Web page
Share this article :

0 Komentar:

Poskan Komentar

Santabe, ta komentar mena, bune kombi menurut ndai kaso ta re

 
Support : Forum Dou Mbojo | Tofi Foto | Info Mbojo
Copyright © 2007. Mbojo Network, Berita dan Informasi Bima Dana Mbojo - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Inspired by Dominion Rockettheme
Proudly powered by Blogger