Wunga Loading... Kalembo Ade
Home » » Krisis Lingkungan Hidup

Krisis Lingkungan Hidup

Dunia pada saat ini menghadapi sebuah bencana yang sangat serius yaitu dengan adanya krisis lingkungan hidup. Masalah kunci pada lingkungan hidup termasuk pada polusi udara, penghancuran pada sebagian lapisan ozone, penghamburan akan sumber daya alami yang merupakan bahan bakar seperti minyak dan batu bara dan punahnya tumbuhan dan sumber daya hewani. Saya berfikir bahwa krisi ini akan mempunyai efek yang katastropik dimasa yang akan datang. Atau mungkin pada hari ini, efek negatif sudah sangat dirasakan dengan bertambah luasnya padang pasir/tanah kering, bertambahnya tingkat kanker, hilangnya atau punahnya species tumbuhan yang biasa digunakan sebagai obat.
Apa yang menyebabkan krisis ini? Saya tidak menyetujui pada beberapa pecinta alam yang mengklaim ini semua disebabkan oleh adanya mesin-mesin produksi modern. Hal yang membahayakan, penghancuran lingkungan dan penghabisan substansi lain (minyak dan bahan bakar lain) dapat digantikan dengan teknologi secara aman seperti dengan memanfaatkan tenaga surya, mendaur ulang barang bekas dan lainnya. Dengan adanya alat produksi yang modern dapat menekan semua sisa produksi atau limbah yang dihasilkan tentunya didasarkan atas kesadaran pemilik alat produksi itu sendiri. Dan saya pun sangat tidak setuju dengan pernyataan yang menyebutkan bahwa kaum pekerja dan kaum miskin sebagai penyebab dari krisis dengan alasan menghabiskan "terlalu banyak" sumber daya. Dan yakinkan bahwa sebagian besar barang-barang produksi itu dikonsumsi oleh kelas atas menengah dan kelas pengatur.

Pada akhirnya yang mungkin dapat disaksikan yaitu dengan adanya keberadaan kapitalis dan negara yaitu dengan adanya struktur ini menghasilkan suatu kebijakan yang sangat tidak setara sehingga rasa tanggung jawab untuk melindungi lingkungan hidup sangat rendah. Bagaimana hal itu terjadi?. Akumulasi akan kesejahteraan dan kekuasaan berada hanya pada beberapa orang. Tentunya orang ini seperti mendapatkan hak yang lebih sehingga banyak pula yang melakukan hak "illegal"nya. Mereka selalu menyalahkan kaum yang berada di bawahnya dengan cara membesarkan berita-berita bohong dan omong kosong seperti "Seorang miskin menebang pohon di lahan mereka. Seorang miskin membuka lahan pertanian di hutan, mencemarkan sungai dari limbah rumah tangga", Namun anda sendiri dapat menilai hal itu hanya kebohongan besar. Kaum miskin melakukan itu semua atas kebutuhan yang sangat mendasar dari hidupnya dan bukan untuk menumpuk kekayaan, misalnya dengan membuang sampah di sungai yang mereka lakukan hanya semata tidak mempunyai sarana dan fasilitas untuk menanggulangi hal itu.

Kapitalis juga banyak membangun atau membuat barang produksi secepat mereka dapat (dengan sebuah paksaan agar orang-orang membelinya), dengan alasan sayang sangat "indah" seperti kemasan daur ulang, harga murah, tidak menghasilkan limbah dan lainnya. Dan hal yang paling menyakitkan yang dilakukan oleh kaum kapitalis yaitu dengan menghancurkan barang produksi dengan tujuan untuk menaikkan harga, dengan contoh pada tahun 1991, di dunia sebanyak 200 juta ton gabah dihancurkan. Padahal dengan jumlah yang sangat kecil (dibandingkan yang dimusnahkan) sebanyak 3 juta ton gabah dapat mengatasi krisis yang terjadi di asia pada saat ini. Kaum kapitalis pun sebenarnya mempunyai pembangunan yang aman, teknologi alternatif yang dapat menggantikan proses produksi yang merusak alam, namun mereka tidak mau melakukan itu semua dengan teknologi baru atau bahkan untuk mengawasi peralatan agar selalu aman pun mereka enggan, dengan alasan yang busuk yaitu akan menambah biaya produksi, membuang-buang uang dan memotong profit. Kaum ini lebih senang untuk menjadikan orang biasa sebagai penyebab terjadinya bencana lingkungan hidup. Kaum kapitalis juga sangat sering mempromosikan produknya dalam hal ini dengan contoh: kepemilikan atas mobil pribadi (dimana akan menghabiskan bhan bakar minyak) dan bukankah seharusnya dalam orang banyak dilakukan transportasi publik? (yang dapat meminimalisasikan penghabisan bahan bakar).

Keberadaan negara pun sangat merugikan, negara mempertahankan dan bahkan mensupport kegiatan dari kapitalisme. Terbukti dengan tidak adanya satu pun undang-undang yang ketat untuk melindungi lingkungan. Dilain pihak, pihak militer juga melakukan aktifitas yang didukung oleh negara dan melakukan aktifitas dalam lingkungan negara yang menyebabkan krisis lingkungan. Biaya yang dikeluarkan dalam aktifitas militer pun tidak sedikit sekitar $900 juta dollar amerika telah di buang-buang secara percuma tiap tahunnya. Senjata pemusnah massa juga telah dikembangkan oleh pihak negara dan militer yang tidak bukan hanya untuk memusnahkan semua kehidupan di bumi. Seringkali juga dilakukan dalih-dalih tertentu untuk menghilangkan citra buruk dan nuklir dan zat kimia lainnya seperti diadakannya industri-industri yang rata-rata sangat berbahaya bagi kesehatan sekitar seperti pembangkit tenaga nuklir (berasal dari penelitian bom nuklir) dan bahan pestisida (berasal dari penelitian senjata kimia).

Kaum Pekerja, Organ Pemersatu dan Lingkungan Hidup
Kami berfikir bahwa isu lingkungan hidup sangat relevan bila disangkutkan dengan kelas pekerja, kaum miskin dan pekerja kecil. Kelas-kelas tertindas ini adalah korban utama dari krisis lingkungan hidup. Para pekerja yang bekerja di pabrik menghirup setiap limbah yang beracun, begitupun dengan para petani yang menyemprotkan pestisida di lahannya yang lambat laun akan merusak diri mereka sendiri dan juga mencemari udara dan air. Komunitas tempat tinggal kaum miskin yang berada dekat area industri terpolusi. Lingkungan hidup itu sendiri bukan hanya mengenai masalah hewan yang punah, tapi juga mengenai semua yang ada disekitar kita dimana orang-orang tinggal hidup dan bekerja. Sebuah lingkungan hidup yang aman dan sehat adalah sebuah kebutuhan dasar dari banyak orang. Hanya dengan adanya kegiatan orang yang banyak dengan memiliki satu visi dan mempunyai satu keinginan untuk terus berjuang melawan krisi lingkungan dan hanya itulah yang dapat menjadikan dunia ini akan lebih baik.

Kamipun lalu berfikir bahwa sebuah jalan yang dapat menghancurkan atau menghambat krisis lingkungan ini hanya dengan dilakukannya sebuah pergerakan kelas. Untuk jelasnya, kapitalisme dan negara lah yang merupakan penyebab dari kerusakan lingkungan. Namun untuk melawan itu semua tidaklah mungkin dilakukan oleh satu orang saja, semuanya harus dilakukan oleh kita semua yang merasa sebagai korban utama dan krisis yang terjadi dan kita yang merasa dapat melakukan perlawanan untuk menjatuhkan kelas pengatur dimana dengan demikian kita dapat menghancurkan krisis lingkungan.
Dalam kenyataannya, persatuan buruh pekerja telah banyak melakukan perlawanan-perlawanan yang disebabkan oleh hancurnya lingkungan hidup (sebagai contoh teknologi-teknologi penghancur, pemeliharaan yang sangat buruk, prosedur kerja yang membahayakan), dapat kita lihat dengan didirikannya Perserikatan Pekerja Kimia di Afrika, IWW dan yang lainnya. Dimasa yang akan datang para serikat pekerja ini hanya dapat mempertahankan lingkungan hidup agar senantiasa aman, tapi dimasa yang akan datang serikat-serikat ini pasti akan dapat mengambil alih pabrik-pabrik lahan pertanian dan tambang dan dengan memperkenalkan sebuah teknologi yang aman.

Saya sangat mendukung keberadaan setiap aksi dari kaum pekerja dan komunitas-komunitas lainnya yang berusaha untuk menekan serta menghentikan polusi. Dimana pabrik-pabrik yang tidak dapat menjadikan sebuah keamanan lingkungan hidup, mereka harus ditutup, tapi para pekerja harus mendapatkan pekerjaan kembali dalam upah yang sama dan tingkat skil dalam wilayah yang sama pula. Kami akan terus melawan pada setiap test senjata atom, biologi dan kimia dan segala yang berada didalamnya dan kami sangat mendukung setiap kampanye yang melawan test tersebut. Kamipun melawan semua test medikal dan produk lainnya yang dilakukan pada hewan sebagai alat percobaan. Kegiatan itu sesungguhnya sangat bodoh untuk dilakukan dan sangat tidak ber-ilmu pengetahuan sebagai contoh bahwa satu species (contoh kucing) tentunya sangat tidak dapat diterima oleh species lain (contoh manusia). Dan pada akhirnya kaum tertindas lah yang akan menderita sebab akibat produk-produk yang tidak aman itu, terutama produk "kesehatan".

Jadi dapat anda simpulkan, dimanakah anda berada, sebagai korban utama ataukah sebagai penyebab terjadinya krisis lingkungan ini?
Share this article :

0 Komentar:

Poskan Komentar

Santabe, ta komentar mena, bune kombi menurut ndai kaso ta re

 
Support : Forum Dou Mbojo | Tofi Foto | Info Mbojo
Copyright © 2007. Mbojo Network, Berita dan Informasi Bima Dana Mbojo - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Inspired by Dominion Rockettheme
Proudly powered by Blogger