Kota Bima - Resah dengan isu santet, puluhan warga menyegel kantor Kelurahan Manggemaci, Kota Bima, Nusa Tenggara Barat, Jumat (18/5). Warga kecewaan karena lurah setempat lamban mengatasi isu santet tersebut.
Warga menyatakan, mereka siap disumpah pocong dengan keluarga Sofiah yang dituduh dukun santet. Namun, hingga kini lurah setempat tidak juga memfasilitasi mediasi tersebut.
Isu santet muncul setelah warga menonton rekaman video pengobatan salah seorang warga yang sakit. Dalam rekaman, warga yang sakit menyebutkan nama Sofiah sebagai pelaku santet. Video itu akhirnya sampai di keluarga Sofiah.
Keluarga Sofiah pun meminta warga yang menuduh melakukan sumpah adat, dengan memakan tanah masjid atau tanah kuburan. Keluarga Sofiah juga melaporkan sejumlah warga ke polisi karena dianggap mencemarkan nama baik.
Permintaan keluarga Sofiah akhirnya disepakati warga. Namun, hal itu tak digubris lurah setempat yang diminta memfasilitasi warga. Polisi disiagakan untuk menjaga kantor lurah setempat untuk menghindari amuk massa. (Liputan6)
Follow Twitter @Info_Mbojo & Facebook Info_Mbojo
0 Komentar:
Posting Komentar
Santabe, ta komentar mena, bune kombi menurut ndai kaso ta re